Skip to content
Advertisements

Serius Mau “Main Saham”? Jawab 8 Pertanyaan Ini

Hello Sahabat Koloni,

Apakah Sahabat Koloni sudah ingin serius ber”Main Saham”?

Bagi Sahabat Koloni yang memang berniat untuk “Main Saham” dengan serius, coba jawab beberapa pertanyaan di bawah ini.

ball-605592_1280

Pertanyaan Utama

1. Apa Tujuan “Main Saham”?

Pertanyaan tentang tujuan ini adalah hal pertama yang harus Sahabat Koloni jawab terlebih dulu, karena pertanyaan ini bisa membuat Sahabat Koloni lebih fokus dalam ber”Main Saham”.

Tujuan yang ingin dicapai oleh Sahabat Koloni mungkin untuk keluarga, saudara maupun untuk diri sendiri, seperti ingin mempunyai biaya untuk menikah, biaya untuk  menyekolahkan anak, dana pensiun untuk di hari tua, aset yang bertumbuh, penghasilan tambahan dan lain-lain.

Apapun tujuan Sahabat Koloni tersebut, sebaiknya ditulis di buku catatan Sahabat Koloni dengan huruf-huruf besar dan sering-seringlah membacanya.

2. Kenapa Mau “Main Saham”?

Pertanyaan ini adalah hal kedua yang harus dijawab Sahabat Koloni selanjutnya, karena pertanyaan ini bisa membuat Sahabat Koloni menyadari betul potensi dan resiko yang terdapat dalam “Main Saham” itu sendiri.

Seperti yang Sahabat Koloni ketahui bahwa di jaman sekarang ini untuk berbisnis sangatlah dipermudah dengan adanya Smart Phone dan Internet. Dengan segala kemudahan untuk berbisnis online maupun bisnis konvensional lainnya, kenapa Sahabat Koloni mau susah payah ber”Main Saham”?

I mean..

Jika Sahabat Koloni berbisnis online baju, maka tinggal beli baju dari supplier dan menjualnya secara online. Tapi jika “Main Saham”, Sahabat Koloni tidak pernah melihat barangnya secara fisik dan belum lagi Sahabat Koloni harus belajar analisa baik Fundamental maupun Teknikal untuk memulai “Main Saham” serta perlu menyediakan waktu untuk memantau pergerakan harganya.

Apapun alasan Sahabat Koloni untuk ber”Main Saham”, sebaiknya ditulis di buku catatan Sahabat Koloni dengan huruf-huruf besar dan sering-seringlah membacanya juga.

Pertanyaan Teknis

3. Dimana “Main Saham”?

Setelah Sahabat Koloni mempunyai jawaban yang mantap dan tertulis terhadap 2 pertanyaan utama di atas, maka sekarang kita akan masuk ke pertanyaan-pertanyaan teknisnya.

Tempat dimana Sahabat Koloni ingin ber”Main Saham”, tentunya harus disesuaikan dengan profesi dan kegiatan yang sedang Sahabat Koloni lakukan saat ini. Tujuan dari pertanyaan ini agar Sahabat Koloni bisa mengetahui tempat dan penggunaan fasilitas yang tepat dan nyaman untuk melakukan “Main Saham” ini.

Jika Sahabat Koloni seorang karyawan, tentunya tempat untuk melakukan “Main Saham” adalah di kantor. Oleh karena itu, penggunaan fasilitas yang tepat untuk Sahabat Koloni yang masih berstatus karyawan adalah Smart Phone dan Internet untuk melakukan transaksi di Online Trading.

4. Kapan ber”Main Saham”?

Jika tempat dan fasilitas untuk ber”Main Saham” Sahabat Koloni sudah ditentukan, maka sekarang pertanyaan tentang kapan ber”Main Saham”nya yang harus dijawab oleh Sahabat Koloni.

Kenapa?

Jika Sahabat Koloni seorang yang berstatus sebagai karyawan, maka Sahabat Koloni akan menghabiskan banyak waktu untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan di kantor.

Lalu kapan ber”Main Saham”nya? Hanya Sahabat Koloni sendiri yang bisa menemukan jawabannya karena ‘kapannya’ itu tergantung pada kepadatan jadwal pekerjaan yang dimiliki oleh Sahabat Koloni.

Saran saya adalah selalu prioritaskan untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan di kantor karena penghasilan utama yang kita dapatkan berasal dari gaji dan mungkin Sahabat Koloni bisa memanfaatkan saat-saat senggang ketika semua pekerjaan sudah selesai untuk membeli dan menjual saham.

5. Berapa Alokasi Modal?

Setiap orang pasti mempunyai kekuatan modal yang berbeda-beda. Karena untuk ber”Main Saham” semua orang dengan latar belakang yang berbeda-beda bisa melakukannya, seperti ibu rumah tangga, pelajar, karyawan, pengusaha dan lain-lain.

Jika Sahabat Koloni berstatus karyawan saat ini, tentunya modal untuk ber”Main Saham”nya berasal dari gaji bulanan yang didapat.

Hal penting yang perlu diingat adalah modal dari gaji bulanan yang disisihkan untuk ber”Main Saham”, tidak boleh sampai mengusik uang dapur keluarga Sahabat Koloni.

So.. Dihitung-hitung dulu yah berapa yang akan disisihkan dari gaji bulanan untuk ber”Main Saham”nya.

6. Dimana Belajar Ber”Main Saham”?

Ber”Main Saham” tidak seperti bisnis online atau bisnis konvensional lainnya. Dunia Saham sangatlah dinamis dan perlu dipelajari secara serius sebelum Sahabat Koloni terjun untuk ber”Main Saham”.

Tujuannya agar Sahabat Koloni bisa mengetahui seperti apa Dunia Saham tersebut dan bagaimana cara untuk memulai ber”Main Saham” secara baik dan benar.

Beberapa sarana atau tempat yang bisa dimanfaatkan oleh Sahabat Koloni untuk belajar adalah blog-blog, buku-buku, komunitas dan seminar tentang saham.

Untuk Sahabat Koloni yang belum menemukan atau sedang ingin menambah ilmu untuk ber”Main Saham, silahkan membaca review blog-blog dan komunitas yang bagus menurut Koloni Saham di kategori blog saham.

8. Strategi “Main Saham”?

Setelah Sahabat Koloni sudah mendapatkan pengetahuan dasar tentang dunia saham dan analisa saham baik dari blog-blog, buku-buku dan seminar-seminar tentang saham, maka selanjutnya Sahabat Koloni perlu untuk menetapkan strategi awal dalam ber”Main Saham”.

Strategi awal yang Sahabat Koloni buat tersebut perlu melewati trial & error terlebih dulu, sebelum Sahabat Koloni benar-benar bisa memakai strategi tersebut untuk seterusnya. Jika ternyata strategi awal itu tidak dapat melewati trial & error yang sudah ditetapkan, maka Sahabat Koloni bisa bereksperimen untuk membuat strategi-strategi baru hingga menemukan 1 strategi yang benar-benar cocok untuk Sahabat Koloni.

$$$$

Sejujurnya.. Saya tidak membuat ke 8 pertanyaan tersebut beserta jawabannya ketika saya baru mau mulai “Main Saham” kembali. Tapi saya membuatnya setelah sudah “Main Saham” sekitar beberapa bulan.

Alasan kenapa saya membuat ke 8 pertanyaan tersebut adalah karena pada masa-masa itu saya sedikit mengalami kebingungan dan dilema mengenai berapa modal awal “Main Saham” yang tidak mengganggu biaya bulanan, kapan bisa “Main Saham” agar tidak mengganggu pekerjaan, mau belajar dari mana tentang dunia saham beserta analisanya dan apa strategi yang tepat untuk saya gunakan.

Semoga setelah Sahabat Koloni, baik yang baru mau mulai “Main Saham” maupun yang sedang mengalami kebingungan dan dilema, seperti saya dulu, membuat jawaban dari pertanyaan-pertanyaan di artikel ini, bisa membantu memberikan fokus dan solusi agar “Main Saham” Sahabat Koloni selalu berada di jalur yang tepat.

Tetaplah Bertanya Pada Diri Sendiri Dan Tulislah Jawabannya..

See You On The Next Article

 

 

Advertisements

kolonisaham View All

Seorang karyawan biasa yang berdedikasi untuk terus belajar, trading saham dan berbagi Dunia Saham kepada para Sahabat Koloni.
Bring Us Together.

2 thoughts on “Serius Mau “Main Saham”? Jawab 8 Pertanyaan Ini Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: