Dunia Koloni Saham

Review Portofolio Koloni Saham Tanggal 13 – 17 Nov 2017

Hello Sahabat Koloni,

Saatnya kita mereview Portofolio Koloni Saham untuk periode 13 – 17 Nov 2017. Untuk mengingat-ingat lagi review Portofolio Koloni Saham sebelumnya

Silahkan Baca : Review Portofolio Koloni Saham Tanggal 06 – 10 Nov 2017

control-571145_1280

PORTOFOLIO KOLONI SAHAM HINGGA 17 NOV 2017

Portofolio 17 Nov 2017 UPD

 

Tidak ada yang banyak berubah pada komposisi Portofolio Koloni Saham selama periode 13 – 17 Nov 2017. Koloni Saham hanya menambah 1 saham di portofolionya, yaitu WOMF.

Penambahan komposisi saham dengan masuknya WOMF di Portofolio Koloni Saham diharapkan dapat meningkatkan kinerja dari portofolio menjadi lebih baik lagi.

Portofolio Koloni Saham hingga periode 13 – 17 Nov 2017, memiliki kinerja yang cukup baik dimana semua saham yang ada masih sesuai dengan rencana Koloni Saham.

Dari ke 4 saham di sektor Finance yang masuk ke Watchlist Koloni Saham pada periode 06 – 10 Nov 2017, saham WOMF dan ADMF merupakan saham dari sektor Finance yang paling menarik. Koloni Saham sudah melakukan pembelian pada saham WOMF dan selanjutnya saham ADMF yang akan dibeli dalam waktu dekat ini.

Catatan :

Di dalam Portofolio Koloni saham terdapat Koloni Saham Investasi yang berisikan beberapa saham yang memang saya hold untuk jangka waktu lebih panjang dibandingkan saham-saham yang lainnya. Koloni Saham Investasi ini berdiri sendiri di luar saham-saham yang lainnya dan untuk saat ini hanya saham-saham di luar dari Koloni Saham Investasi yang akan direview.

 

1. PT. Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST)

Saya membeli BEST selama periode 09 – 13 Okt 2017 lalu di harga 290 dan menambah porsi sedikit lagi selama periode 16 – 20 Okt 2017 lalu di harga 284, sehingga AVERAGE BUY BEST ada di 288.24.

Teknikal Daily & Weekly BEST VI

Gambar Grafik Daily & Weekly BEST Tanggal 17 Nov 2017

Penjelasan Singkat :

Pada grafik weekly, outlook BEST masih sama dengan review sebelumnya yaitu masih konsolidasi dan resiko harga sudah terbatas di bottom line-nya dan menunggu MA21 & MA65 tertembus oleh BEST. Sedangkan pada grafik daily, terlihat MA8, 21 dan 65 sudah saling merapat dengan harganya dan resikonyapun menjadi semakin terbatas. Saya tetap memasang STOP LOSS dalam posisi mode ON pada BEST di harga 262 (10% dari pembelian).

 

2. PT. Barito Pasific Tbk (BRPT)

Saya membeli saham BRPT ini di periode 23 – 27 Okt 2017 lalu di harga 2000 dan sempat menambah di periode 30 Okt – 03 Nov 2017 di harga 2050, sehingga AVERAGE BUY BRPT ada di 2013.89. Penambahan ini dilakukan karena pergerakan saham BRPT sesuai dengan analisa sebelumnya.

 ANALISA TEKNIKAL

Teknikal Daily & Weekly BRPT IV

Gambar Grafik Daily & Weekly BRPT Tanggal 17 Nov 2017

Penjelasan Singkat :

Pada grafik weekly terlihat bahwa BRPT sudah confirm Uptrend dengan tertembusnya MA8. Sedangkan pada grafik daily terlihat bahwa BRPT sudah melewati resisten selanjutnya  di 2100 dan masih mendaki. Saya memasang STOP LOSS baru dalam posisi mode On pada BRPT di harga 2000 (dinaikkan dari STOP LOSS sebelumnya di 1915). Let’s Profit Run.

 

3. PT. Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) 

Saya membeli ERAA selama periode 30 Okt – 03 Nov 2017 lalu di harga 790. Pergerakan harga ERAA masih sesuai dengan analisa sebelumnya.

ANALISA TEKNIKAL

Teknikal Daily & Weekly ERAA III

Gambar Grafik Daily & Weekly ERAA Tanggal 17 Nov 2017

Penjelasan Singkat :

Pada grafik weekly terlihat bahwa ERAA sedang memasuki fase konsolidasi. Sedangkan pada grafik daily terlihat bahwa ERAA sedang berkonsolidasi di rentang harga 750 – 780 dibawah rentang harga perkiraan saya sebelumnya, yaitu 775 – 800. Saya tetap memasang STOP LOSS dalam posisi mode On di harga 750 (5% dari harga pembelian).

Saya sempat merasa khawatir dengan saham ERAA ini, karena ternyata pergerakan harganya tidak sesuai dengan prediksi yang sudah dibuat sebelumnya, bahkan sempat menyentuh STOP LOSS yang sudah saya tentukan.

Tapi berhubung Fundamental-nya cukup baik di Q3 2017 ini dan harga sempat mantul dari support psikologis di 750, maka saya akan melihat lebih lanjut pergerakan harga ERAA di minggu depan, sebelum saya menentukan sikap apakah akan Cut Loss atau meng-hold ERAA tersebut.

 

4. PT. Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA)

Saya membeli PTBA selama periode 23 – 27 Okt 2017 lalu di harga 11050 dan sempat menambah di periode 30 Okt – 03 Nov 2017 di harga 11500, sehingga AVERAGE BUY PTBA ada di 11162.50. Penambahan ini dilakukan karena pergerakan saham PTBA sesuai dengan analisa sebelumnya.

ANALISA TEKNIKAL

Teknikal Daily & Weekly PTBA IV

Gambar Grafik Daily & Weekly PTBA Tanggal 17 Nov 2017

Penjelasan Singkat :

Pada grafik weekly, terlihat bahwa PTBA kesulitan dalam menembus resisten psikologis-nya di 12000. Sedangkan pada grafik daily, terlihat bahwa dalam beberapa kali percobaan, PTBA tidak berhasil menembus resisten psikologis-nya di 12000. Saya akan tetap  memasang STOP LOSS dalam posisi mode ON di harga 10.600 (5% dari pembelian).

Selain ERAA, saya juga dibuat khawatir oleh PTBA ini. Ternyata titik resisten psikologis-nya di 12000 terlalu kuat untuk dapat ditembus oleh PTBA dan harganyapun sempat kembali turun walaupun belum sampai ke titik STOP LOSS yang sudah ditentukan. Oleh karena itu saya akan melihat lebih lanjut pergerakan harga PTBA di minggu depan untuk menentukan sikap apakah akan menjual atau meng-hold PTBA tersebut.

5. PT. Petrosea Tbk (PTRO)

Saya membeli saham PTRO ini di periode 06 – 10 Nov 2017 di harga 1345.

ANALISA TEKNIKAL

Teknikal Daily & Weekly PTRO II

Gambar Grafik Daily & Weekly PTRO Tanggal 17 Nov 2017

Penjelasan Singkat :

Pada grafik weekly, terlihat bahwa PTRO berhasil menembus beberapa titik resisten psikologis-nya dengan kekuatan yang besar. Sedangkan pada grafik daily terlihat bahwa PTRO juga berhasil menembus beberapa titik resisten psikologis-nya dengan kekuatan  yang besar pula. Tapi sebagus-bagusnya sebuah saham, harga tidak akan terus mendaki dan ada saatnya saham tersebut akan mengalami koreksi sehat. Oleh karena itu saya akan memasang SELL dalam posisi mode On pada PTRO di harga 2000 (Target Price).

 

6. PT. Timah Tbk (TINS)

Saya membeli saham TINS ini di periode 23 – 27 Okt 2017 di harga 830. Pergerakan harga TINS masih sesuai dengan analisa sebelumnya.

ANALISA TEKNIKAL

Teknikal Daily & Weekly IV

Gambar Grafik Daily & Weekly Tins Tanggal 17 Nov 2017

Penjelasan Singkat :

Pada grafik weekly, terlihat bahwa TINS masih kesulitan untuk menembus MA65 di harga 915 dan melakukan konsolidasi kembali di rentang harga 880 – 900. Sedangkan pada grafik daily terlihat bahwa TINS sudah sempat menyentuh resisten psikologis berikutnya di 950, tapi turun lagi. Area 880 – 900 akan menjadi support psikologis untuk menahan TINS turun lebih dalam dan ditopang juga oleh MA21 & MA65 yang saling merapat. Saya akan memasang TRAILING STOP dalam posisi mode On pada TINS di harga 870.

 

7. PT. Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF)

Saya membeli saham WOMF ini di periode 13 – 17 Nov 2017 di harga 199. Dengan statusnya  sebagai “New Comer”, saya berharap kinerjanya bisa sama atau bahkan melebihi saham-saham yang sudah ada.

Silahkan Baca : Pijakan Kuat WOMF Untuk Melompat

 

DISCLAIMER ON : Artikel ini berisi catatan trading yang saya tulis sendiri dan tidak ada maksud untuk mengajak membeli atau menjual. Segala keputusan baik beli maupun jual, sepenuhnya berada di tangan Sahabat Koloni sendiri. Pelajari dan pahami resiko dalam trading / investasi saham, sebelum Sahabat Koloni memutuskan membeli dan menjual saham.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.