Dunia Koloni Saham

Review Portofolio Koloni Saham Tanggal 18 – 22 Des 2017

Hello Sahabat Koloni,

Saatnya kita mereview Portofolio Koloni Saham untuk periode 18 – 22 Des 2017. Untuk mengingat-ingat lagi review Portofolio Koloni Saham sebelumnya

Silahkan Baca : Review Portofolio Koloni Saham Tanggal 11 – 15 Des 2017

chicago-690364_1280

PORTOFOLIO KOLONI SAHAM HINGGA 22 DES 2017

Portofolio 22 Des 2017

 

Ada beberapa perubahan komposisi yang terjadi pada Portofolio Koloni Saham selama periode 18 – 22 Des 2017. Dimana perubahan itu terjadi dikarenakan adanya penjualan yang Koloni Saham lakukan terhadap

  • BRPT yang terkena TRAILING STOP.

Hasil penjualan BRPT tersebut digunakan untuk pembelian 1 saham baru yaitu MEDC.

Perubahan dengan keluarnya BRPT dan masuknya 1 saham baru, yaitu MEDC ini di Portofolio Koloni Saham diharapkan dapat meningkatkan kinerja dari portofolio menjadi lebih baik lagi.

Portofolio Koloni Saham hingga periode 18 – 22 Des 2017 memiliki kinerja kurang menarik dikarenakan pasar saham yang semakin sepi menjelang pergantian tahun sehingga sebagian besar saham-saham yang berada di dalam Protofolio Koloni Saham tersebut mengalami konsolidasi. Saham-saham tersebut masih dipertahankan karena masih sesuai dengan rencana yang telah dibuat oleh Koloni Saham.

Catatan :

Di dalam Portofolio Koloni saham terdapat Koloni Saham Investasi yang berisikan beberapa saham yang memang saya hold untuk jangka waktu lebih panjang dibandingkan saham-saham yang lainnya. Koloni Saham Investasi ini berdiri sendiri di luar saham-saham yang lainnya dan untuk saat ini hanya saham-saham di luar dari Koloni Saham Investasi yang akan direview.

 

1. PT. Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF)

Saya membeli saham ADMF ini di periode 27 – 30 Nov 2017 di harga 7125

ANALISA TEKNIKAL

Teknikal Daily & Weekly ADMF IV

Gambar Grafik Daily & Weekly ADMF Tanggal 22 Des 2017

Penjelasan Singkat :

Pada grafik dailyweekly di atas terlihat bahwa outlook ADMF masih sama dengan review sebelumnya, yaitu ADMF masih terlihat Uptrend dengan resisten jangka pendek ADMF ada di 7300 dan resisten jangka menengah ada di 7700, sedangkan support psikologis-nya ada di 7000. Saya akan tetap memasang STOP LOSS dalam posisi mode ON pada ADMF di harga 6750 (5% dari pembelian).

 

2. PT. Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA)

Saya membeli saham BNGA ini di periode 11 – 15 Des 2017 di sebanyak 2 kali dengan AVERAGE BUY di harga 1235.52.

ANALISA TEKNIKAL

Teknikal Daily & Weekly BNGA II

Gambar Grafik Daily & Weekly BNGA Tanggal 22 Des 2017

Penjelasan Singkat :

Pada grafik daily & weekly, terlihat bahwa BNGA sudah menembus resisten psikologis-nya di 1300 dengan volume yang cukup besar dan resisten psikologis tersebut berubah status menjadi support psikologis-nya. Resisten selanjutnya yang akan coba diuji oleh BNGA ada di harga 1400. Saya memasang TRAILING STOP dalam kondisi mode On di harga 1300.

 

3. PT. Bank Pembangunan Jawa Timur Tbk (BJTM)

Saya membeli saham BJTM ini di periode 27 – 30 Nov 2017 di harga 713.60.

ANALISA TEKNIKAL

Teknikal Daily & Weekly BJTM IV

Gambar Grafik Daily & Weekly BJTM Tanggal 22 Des 2017

Penjelasan Singkat :

Pada grafik daily & weekly di atas terlihat bahwa outlook BJTM masih sama dengan review sebelumnya, yaitu masih berkonsolidasi dengan rentang area yang lebih lebar dari perkiraan sebelumnya di 670 – 720. Saya memasang STOP LOSS dalam kondisi mode On di harga 675 (5% dari pembelian).

 

4. PT. KMI Wire & Cable Tbk (KBLI)

Saya membeli saham KBLI ini di periode 27 – 30 Nov 2017 di harga 454 dan sempat menambah di periode 11 – 15 Des 2017 di harga 430, sehingga AVERAGE BUY KBLI ada di 447.01. Penambahan ini dilakukan karena pergerakan saham KBLI sesuai dengan analisa sebelumnya.

ANALISA TEKNIKAL

Teknikal Daily & Weekly KBLI IV

Gambar Grafik Daily & Weekly KBLI Tanggal 22 Des 2017

Penjelasan Singkat :

Pada grafik dailyweekly di atas terlihat bahwa outlook KBLI masih sama dengan review sebelumnya, yaitu masih berkonsolidasi di harga 430. Jika KBLI kuat bertahan di harga 430 tersebut, maka disitulah support kuat KBLI selanjutnya. Saya akan memasang STOP LOSS dalam posisi mode On di 424 (turun dibanding periode sebelumnya, karena melakukan AVERAGE DOWN)

 

5. PT. Medco Energi International Tbk (MEDC)

Saya membeli saham MEDC ini di periode 18 – 22 Des 2017 di harga 865. Dengan statusnya  sebagai “New Comer”, saya berharap kinerjanya bisa sama atau bahkan melebihi saham-saham yang sudah ada.

Silahkan Baca : Saham Energi Ini Mulai Merangkak Naik, Tinggikah?

 

6. PT. Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF)

Saya membeli saham WOMF ini di periode 13 – 17 Nov 2017 di harga 199 dan sempat menambah di periode 04 – 08 Des 2017 di harga 197, sehingga AVERAGE BUY WOMF ada di 198.14. Penambahan ini dilakukan karena pergerakan saham WOMF sesuai dengan analisa sebelumnya.

ANALISA TEKNIKAL

Teknikal Daily & Weekly WOMF VI UPD

Gambar Grafik Daily & Weekly WOMF Tanggal 22 Des 2017

Penjelasan Singkat :

Pada grafik dailyweekly di atas terlihat bahwa outlook WOMF masih sama dengan review sebelumnya, yaitu masih berkonsolidasi di area 195 – 210 dengan kecenderungan menguat, ditandai dengan semakin merapatnya MA8, MA21 dan MA65.  Saya akan memasang STOP LOSS dalam posisi mode On pada WOMF di harga 188 (turun sedikit dari sebelumnya).

 

DISCLAIMER ON : Artikel ini berisi catatan trading yang saya tulis sendiri dan tidak ada maksud untuk mengajak membeli atau menjual. Segala keputusan baik beli maupun jual, sepenuhnya berada di tangan Sahabat Koloni sendiri. Pelajari dan pahami resiko dalam trading / investasi saham, sebelum Sahabat Koloni memutuskan membeli dan menjual saham.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.