Catatan Belajar Koloni

Retakan-Retakan Di Portofolio Koloni Saham

Hello Sahabat Koloni,

Sejak awal minggu hingga kemarin, banyak saham yang bertumbangan dikarenakan oleh Indeks Harian Saham Gabungan (IHSG) yang mengalami penurunan cukup dalam selama periode tersebut.

Sangat mengejutkan memang.. Tapi penurunan yang dialami oleh IHSG cukup beralasan. Alasan 1. IHSG sudah naik kencang sejak akhir tahun 2017 hingga akhir Januari 2018 ini, 2. Indeks-Indeks Global pun mengalami penurunan yang cukup dalam.

Sebaik apapun saham yang kita beli dan analisa yang kita buat, jika sudah saatnya market untuk turun, maka saham-saham yang kita miliki pun akan serta merta ikut turun juga.

“Market Is Always Right”

mahdis-mousavi-327389

Photo by mahdis mousavi on Unsplash

Tak ayal lagi, itulah yang terjadi pada saham-saham yang ada di Portofolio Koloni Saham. Guncangan di IHSG menyebabkan timbulnya keretakan-keretakan di Portofolio Koloni Saham, terutama SRIL.

SRIL ini yang terkena dampak guncangan IHSG paling besar dibandingkan saham-saham lain yang ada di Portofolio Koloni Saham, sehingga mengakibatkan harganya mengalami penurunan yang cukup dalam dan sangat cepat.

Untuk memperbaiki keretakan-keretakan yang telah timbul, maka Koloni Saham memutuskan untuk menjual MEDC untuk menjaga profit yang sudah didapat dan setengah porsi pembelian di SRIL untuk mengamankan modal Koloni Saham.

Di artikel kali ini kita akan mencoba untuk membahas alasan Koloni Saham menjual SRIL atau lebih tepatnya melakukan CutLoss.

Mari kita coba liat bersama-sama gambar grafik pergerakan harga SRIL

Teknikal Daily & Weekly SRIL Jual

Gambar Grafik Daily & Weekly SRIL Tanggal 07 Feb 2018

Seperti yang Sahabat Koloni dapat liat pada gambar di atas, maka alasan Koloni Saham menjual SRIL ini setengah dari porsi pembeliannya adalah :

  1. SRIL mengalami penembusan 2 support yang di tentukan oleh Koloni Saham
  2. Volume saat penembusan tersebut pun sangat besar
  3. Stochastic secara weekly dan daily pun mengalami DeathCross dan menuju ke area OverSold.

Kenapa Koloni Saham menjual hanya setengah dari porsi pembelian di SRIL?

Karena Koloni Saham masih berharap SRIL dapat rebound setidaknya ke 350 dan mencoba untuk menjual setengah porsi sisanya di harga tersebut, sehingga kerugian yang akan dialami oleh Koloni Saham bisa berkurang.

Sampai seberapa jauh penurunan SRIL ini?

Jika seandainya SRIL melanjutkan penurunannya untuk beberapa waktu ke depan, maka support psikologis yang akan menjaganya ada di harga 300. So.. Mari kita coba liat saja pergerakan harga SRIL ke depannya.

Rencana Koloni Saham :

  • Koloni Saham akan berusaha untuk keluar dari SRIL ini dengan kerugian yang seminimal mungkin, karena Koloni Saham perlu untuk menjaga modal yang ada di SRIL.
  • Nantinya hasil penjualan SRIL tersebut bisa dialokasikan untuk saham-saham yang berpeluang besar untuk naik atau melakukan buyback kembali pada SRIL ketika penurunan SRIL sudah mencapai maksimum.

Artikel ini bukanlah sebuah ajakan untuk melakukan penjualan atau pembelian terhadap SRIL, tapi hanya sebagai bentuk catatan pembelajaran Koloni Saham untuk Sahabat-Sahabat Koloni yang membaca artikel ini.

Semoga Sahabat Koloni bisa menjadi seorang investor atau trader yang independent dan tidak tergantung kepada orang lain dalam melakukan aktifitas trading sahamnya.

Learning, Process And Result..

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.