Catatan Belajar Koloni

Kerugian Terbesar Pertama Koloni Saham

Hello Sahabat Koloni,

abandoned-alley-autumn-54539

Photo By Zino Bang On Pexels

Selama hampir 1 tahun belakangan ini Koloni Saham melakukan trading saham secara independent, baru kali ini Koloni Saham menderita sebuah kerugian yang cukup besar.

Kerugian terbesar yang dialami oleh Koloni Saham tersebut terjadi ketika Koloni Saham menjual ADMG yang baru saja dibeli selama periode lalu dan menderita kerugian lebih dari -20%.

Jika Sahabat Koloni ingin belajar dari kesalahan yang telah dibuat oleh Koloni Saham, maka silahkan baca artikel ini hingga selesai dan semoga berguna untuk Sahabat Koloni..

Teknikal ADMG

Teknikal Daily & Weekly ADMG I (Jual)

Gambar Grafik Daily & Weekly ADMG Tanggal 29 Juni 2018

Dari gambar grafik diatas, Sahabat Koloni bisa melihat beberapa pengambilan keputusan yang salah dari Koloni Saham hingga menderita kerugian yang cukup besar hari ini. Berikut ini penjelasan singkatnya :

  • ADMG baru seminggu dibeli oleh Koloni Saham dengan dasar pertimbangan bahwa secara Teknikal masih Uptrend dan adanya perbaikan kinerja laporan keuangannya.
  • Pada awalnya, ADMG masih bergerak sesuai dengan analisa yang dilakukan oleh Koloni Saham, tapi begitu IHSG mengalami penurunan yang cukup dalam di beberapa hari belakangan ini, membuat ADMG pun ikutan turun lebih dalam dibanding IHSG.
  • Pada saat-saat ADMG ini mulai turun, Koloni Saham terlambat keluar dan alhasil kerugian Koloni Saham di ADMG sudah -15%, tapi Koloni Saham masih meng-hold ADMG dengan harapan keesokan harinya dapat rebound.
  • Alih-alih rebound, ADMG malah mengalami penurunan di awal perdagangan hari ini hingga sempat berada di bawah harga 300. Hal ini membuat Koloni Saham panik dan terburu-buru melakukan penjualan dan merealisasikan kerugian sebesar lebih dari -20%.

 

Kesimpulan

Kesalahan terbesar yang Koloni Saham buat di atas adalah kesalahan dalam menentukan timing beli dan jual di ADMG ini serta belum benar-benar mengerti tentang ADMG ini yang notabenenya masih berstatus debutan di Portofolio Koloni Saham.

Pembelian yang dilakukan oleh Koloni Saham tersebut memang terlihat bersifat spekulasi dan terburu-buru, tapi hal tersebut sebenarnya bisa diminimalisir kerugiannya, andai saja Koloni Saham melakukan STOP LOSS secepatnya ketika menembus support 350 – 360.

 

Faktanya

Koloni Saham mungkin saja telah salah dalam menjual ADMG ini karena panik dan khawatir akan penurunannya selama periode ini dan mungkin saja ADMG akan mengalami rebound di minggu depan, tapi apapun yang terjadi pada ADMG kedepannya tidak ada seorangpun yang dapat mengetahuinya secara pasti.

Yang Koloni Saham ketahui secara pasti adalah kesanggupan dan ketahanan mental dan psikologi dari Koloni Saham sendiri yang mengatakan bahwa kerugian Koloni Saham di ADMG sudah terlampau besar dan sudah waktunya untuk menjual ADMG ini serta bertanggung jawab terhadap konsekuensi yang ada karena melakukan penjualan ini.

 

Pembelajaran yang bisa diperoleh dari kejadian ini adalah :

  • Jika Sahabat Koloni akan membeli saham-saham yang tidak likuid, maka Sahabat Koloni perlu yakin dan kenal dulu dengan saham yang akan dibelinya tersebut agar tidak terombang-ambing oleh pergerakan harga saham tersebut.
  • Disiplin menjalankan Trading Plan. Jika sudah terkena titik STOP LOSS-nya, maka harus dijual tanpa kompromi untuk menjaga modal yang ada di saham tersebut Koloni Saham harus akui melakukan hal tersebut sangatlah berat, namun tetap harus dijalankan untuk tetap menjaga eksistensi kita di dunia saham.
  • Jangan pernah membeli saham yang sudah naik terlalu tinggi karena resikonya tentu lebih besar dibandingkan dengan reward-nya, karena sebuah saham tidak mungkin naik atau turun terus menerus.

 

Be honest.. Sungguh berat menulis dan mempublikasikan artikel ini, karena artikel ini menceritakan kebodohan yang telah dilakukan oleh Koloni Saham dalam melakukan trading sahamnya sehingga mengalami kerugian yang cukup besar (sapa sih yang mau dianggap bodoh? hehe).

Tapi berhubung komitmen yang telah diambil oleh Koloni Saham sejak awal berkenaan dengan publikasi tetang pengalaman trading sahamnya, maka Koloni Saham tetap akan mempublikasikan artikel ini dengan tujuan agar Sahabat Koloni bisa mengambil pembelajaran dari pengalaman buruk yang dialami oleh Koloni Saham sehingga tidak melakukan kesalahan yang sama seperti yang telah dilakukan oleh Koloni Saham.

So.. Semoga dengan adanya artikel ini, dapat membuat perjalanan trading saham Sahabat Koloni bisa lebih baik lagi kedepannya.

Keep Learn And Be Brave..

 

Advertisements

10 replies »

  1. thanks Pa sahringnya. , Saya mengalami hal yang sama terlambat keluar saat -10% dan terus panik jual PGAS saat sudah -15%.

    Like

  2. So, may I know how much is your loss bro?
    Saya juga baru mulai belajar saham, tapi saya bener2 gak telaten kalo harus baca grafik.
    Saya belajar secara otodidak, baca2 artikel soal saham.
    Dan saya mulai beli saham dengan modal 4juta awal november, sekarang 10juta.
    Saya belinya saham2 LQ45, galau mo pilih growth investing apa value investing.
    Sejauh ini yang sudah saya lepas yang profit saja, sedang yang masih merah masih saya hold.
    Termasuk saya salah beli saham IPO, untung cuman dikit.

    Like

    • Masing2 org beda2 soal kerugian yang bisa ditanggung.. kalo saya pribadi, rugi 10 persen uda ga nyaman, kecuali kinerjanya bagus dan layak di hold, maka ada kemungkinan saya average down setiap 15 – 20%, seperti BNGA yang saya pegang selama ini..
      Kalo mang bro jovi uda untung demikian, lebih enak kelola resikonya.. asal jangan sampe habis keuntungannya, masih bisa cut loss yg jelek..

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.