Dunia Koloni Saham

Review Portofolio Koloni Saham Tanggal 24 – 28 September 2018

Hello Sahabat Koloni,

Saatnya kita mereview Portofolio Koloni Saham untuk periode 24 – 28 September 2018. Untuk mengingat-ingat lagi review Portofolio Koloni Saham sebelumnya.

Silahkan Baca : Review Portofolio Koloni Saham Tanggal 17 – 21 September 2018

chicago-690364_1280

PORTOFOLIO KOLONI SAHAM HINGGA 28 SEPTEMBER 2018

Portofolio 28 Sept 2018

Kronologis Portofolio Koloni Saham

Selama periode 24 – 28 September 2018 ini, Penguatan IHSG semakin tak terbendung seiring dengan mulai masuknya kembali investor asing kedalam market. Apakah dengan ini bertanda bahwa IHSG sudah akan kembali Bullish? Menurut Koloni Saham, sebelum resisten di area 6000 – 6100 tertembus dengan Net Foreign Buy yang tinggi dan bertahan diatasnya, maka IHSG masih rawan untuk meneruskan fase Sideway-nya.

Setelah selama beberapa periode terakhir, Koloni Saham melakukan trading saham secara defensif, maka untuk kedepannya mungkin akan ada sedikit perubahan pada strategi yang akan dilakukan oleh Koloni Saham.

Strategi ini akan sedikit lebih agresif namun tetap selektif dalam memilih saham-saham yang akan dibeli. Strategi tersebut sudah mulai dijalankan oleh Koloni Saham di periode ini dengan membeli 1 saham baru, yaitu ANTM, karena harganya baru saja mantul dari support-nya.

Sama seperti periode yang lalu, kinerja Portofolio Koloni Saham masih cukup baik, ditandai dengan adanya 4 saham yang berkinerja positif dan 4 saham lainnya masih berkinerja negatif. Semoga kinerja dari Portofolio Koloni Saham dapat jauh lebih baik lagi kedepannya.

Rupiah yang masih bergerak stabil terhadap Dollar hingga periode ini, menjadi bahan bakar bagi IHSG untuk dapat kembali menguat di periode kali ini. Ada “kemungkinan” besar IHSG akan mengetes resisten kuat sekaligus psikologis-nya di rentang 6000 – 6100. Let’s See..

 

Tetap fokus dan disiplin dalam menjalankan Trading Plan.

 

Catatan :

Di dalam Portofolio Koloni saham terdapat Koloni Saham Investasi yang berisikan beberapa saham yang memang saya hold untuk jangka waktu lebih panjang dibandingkan saham-saham yang lainnya. Koloni Saham Investasi ini berdiri sendiri di luar saham-saham yang lainnya dan untuk saat ini hanya saham-saham di luar dari Koloni Saham Investasi yang akan di-review.

———- KOLONI SAHAM ———-

1. PT. Aneka Tambang Tbk (ANTM)

Koloni Saham membeli saham ANTM di periode 24 – 28 September 2018 di harga 800. Dengan statusnya sebagai “New Comer”, Koloni Saham berharap kinerjanya bisa sama atau bahkan melebihi saham-saham yang sudah ada.

Silahkan Baca Alasan Koloni Saham Membeli ANTM ini :

Percobaan Untuk Mendulang Emas Di ANTM, Berhasilkah?

 

2. Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA)

Koloni Saham membeli saham BNGA ini di periode 16 – 20 Juli 2018 di harga 1000 dan menambah lagi di periode 27 – 31 Agustus 2018 di harga 935, sehingga AVERAGE BUY-nya menjadi 987.42.

ANALISA TEKNIKAL

Teknikal Daily & Weekly BNGA XI

Gambar Grafik Daily & Weekly BNGA Tanggal 28 September 2018

Penjelasan Singkat :

Pada grafik daily & weekly di atas terlihat :

  • BNGA mengalami konsolidasi
  • Resisten : 1000
  • Support : 900
  • STOP LOSS mode On : 900 (tetap sama seperti sebelumnya)
  • Rekomendasi : Hold*

* Catatan : BNGA tampaknya mampu mempertahankan 900 sebagai support kuatnya. Secara grafik daily (Short Term-nya), maka BNGA masih akan konsolidasi dalam jangka pendek. Namun jika melihat grafik weekly (Medium Term-nya), maka BNGA masih berpeluang untuk kembali menguat, ditandai dengan STOCHASTIC-nya yang mengalami GoldenCross, Divergen dan sedang berusaha untuk keluar dari area OverSold-nya. So.. Koloni Saham akan memberikan waktu tambahan bagi BNGA untuk menunjukkan kinerjanya.

 

3. PT. Dyandra Media International (DYAN)

Koloni Saham membeli saham DYAN ini di periode 20 – 24 Agustus 2018 di harga 87.

ANALISA TEKNIKAL

Teknikal Daily & Weekly DYAN VI

Gambar Grafik Daily & Weekly DYAN Tanggal 28 September 2018

Penjelasan Singkat :

Pada grafik daily & weekly di atas terlihat :

  • DYAN berkonsolidasi dengan kecenderungan menguat
  • Resisten : 120
  • Support : 78 – 95
  • STOP LOSS mode On : 79 (tetap sama seperti sebelumnya)
  • Rekomendasi : Hold*

* Catatan : Pergerakan DYAN tampaknya sejalan dengan analisa yang dilakukan oleh Koloni Saham di periode yang lalu. Tampaknya DYAN masih kesulitan menembus harga 100 yang merupakan resisten kuat sekaligus psikologis-nya, malah sekarang DYAN berada di bawah 95. Sekaang hanya ada 2 kemungkinan yang akan terjadi pada DYAN : 1. Mengalami False Break ketika menembus 95 pada beberapa waktu yang lalu atau 2. Hanya Pull Back sementara sebelum kembali naik. Pergerakan DYAN di minggu depan akan menjadi penentu arah DYAN selanjutnya.

 

4. PT. Harum Energy Tbk (HRUM)

Koloni Saham membeli saham HRUM di periode 10 – 14 September 2018 di harga 2430.

ANALISA TEKNIKAL

Teknikal Daily & Weekly HRUM III

Gambar Grafik Daily & Weekly HRUM Tanggal 28 September 2018

Penjelasan Singkat :

Pada grafik daily & weekly di atas terlihat :

  • HRUM masih berkonsolidasi
  • Resisten : 2700
  • Support : 2300 – 2450
  • STOP LOSS mode On : 2300 (tetap sama seperti sebelumnya)
  • Rekomendasi : Hold*

* Catatan : HRUM masih berkonsolidasi dengan resiko yang semakin terbatas. Penutupan dari pergerakan HRUM di hari Jumat kemarin sudah sangat baik dan memberikan peluang bagi HRUM untuk kembali menguat di minggu depan. HRUM dapat menyentuh resisten selanjutnya di 2700, jika mampu menembus harga 2450 – 2500 dan bertahan diatasnya.

 

5. PT. Mitrabara Adiperdana Tbk (MBAP)

Koloni Saham membeli saham MBAP ini di periode 14 – 18 Mei 2018 di harga 3400 dan menambah lagi di periode 04 – 08 Juni 2018 di harga 3540, sehingga AVERAGE BUY-nya menjadi 3462.22. Koloni Saham menambah sedikit lagi porsi di MBAP di periode 09 – 13 Juli 2018 di harga 3350, sehingga AVERAGE BUY terbarunya menjadi 3451. Koloni Saham menjual 40% dari alokasi modal untuk MBAP di periode 13 – 16 Agustus 2018 dengan AVERAGE SALE di harga 3132.50. Merespon rencana Koloni Saham di periode sebelumnya, maka di periode 27 – 31 Agustus 2018 ini, Koloni Saham melakukan penambahan alokasi modal kembali untuk MBAP di harga 3100, sehingga AVERAGE BUY-nya menjadi 3363.25. Koloni Saham kembali melakukan penjualan di periode 03 – 07 September 2018 di harga 3000.

ANALISA TEKNIKAL

Teknikal Daily & Weekly MBAP XIX

Gambar Grafik Daily & Weekly MBAP Tanggal 28 September 2018

Penjelasan Singkat :

Pada grafik daily & weekly di atas terlihat :

  • MBAP masih berkonsolidasi
  • Resisten : 3300
  • Support : 3000
  • STOP LOSS mode On : 3000 (tetap sama seperti sebelumnya)
  • Rekomendasi : Hold*

* Catatan : MBAP masih saja bergerak di harga yang terlihat sama dengan periode-periode sebelumnya. Hal ini menandakan bahwa support kuat MBAP sudah terkonfirm berada di 3000. Berhubung karena kinerjanya di Q2 2018 masih cukup baik dan resikonya juga sudah terbatas, maka Koloni Saham berencana untuk tetap meng-hold MBAP ini sambil menantikan laporan keuangan MBAP di Q3 2018 nanti.

 

6. PT. Indospring Tbk (INDS)

Koloni Saham membeli saham INDS ini di periode 30 Juli – 03 Agustus 2018 ini di harga 2100.

ANALISA TEKNIKAL

Teknikal Daily & Weekly INDS IX

Gambar Grafik Daily & Weekly INDS Tanggal 28 September 2018

Penjelasan Singkat : 

Pada grafik daily & weekly di atas terlihat :

  • INDS masih Uptrend
  • Resisten : 2230
  • Support : 1800 – 2000
  • STOP LOSS mode On : 1995 (tetap sama seperti sebelumnya)
  • Rekomendasi : Hold*

* Catatan : INDS berusaha untuk menguat, namun selalu dihadang oleh resisten-nya di 2230. Tapi untungnya, support INDS di 2000 – 2100 semakin lama semakin kuat menopang pergerakan dari INDS ini. Oleh karena itu, Koloni Saham masih bisa berharap bahwa INDS ini bisa kembali menguat setidaknya hingga ke resisten kuat sekaligus psikolgis berikutnya di 2500. Semoga saja..

 

7. PT. Metrodata Electronics Tbk (MTDL)

Koloni Saham membeli saham MTDL ini di periode 07 – 11 Mei 2018 di harga 760 dan sempat menambah lagi di periode 20 – 22 Juni 2018 di harga 835, sehingga AVERAGE BUY-nya menjadi 778.67. Koloni Saham melakukan pengurangan porsi di MTDL di periode 02 – 06 Juli 2018 di harga 725. Merespon rencana Koloni Saham di periode sebelumnya, maka di periode 27 – 31 Agustus 2018 ini, Koloni Saham melakukan penambahan alokasi modal kembali untuk MTDL di harga 700, sehingga AVERAGE BUY-nya menjadi 753.56.

ANALISA TEKNIKAL

Teknikal Daily & Weekly MTDL XX

Gambar Grafik Daily & Weekly MTDL Tanggal 28 September 2018

Penjelasan Singkat :

Pada grafik daily & weekly di atas terlihat :

  • MTDL kembali berkonsolidasi
  • Resisten : 800
  • Support : 700 – 750
  • STOP LOSS mode On : 700 (tetap sama seperti sebelumnya)
  • Rekomendasi : Hold*

* Catatan : Secara grafik weekly, MTDL masih Uptrend. Namun secara grafik daily-nya, MTDL terlihat sedang berkonsolidasi. Melihat perkembangan dari pergerakan MTDL hingga periode ini, terlihat bahwa MTDL belum akan menguat kembali dan masih akan berkonsolidasi untuk beberapa waktu kedepan. Koloni Saham masih akan menunggu terbitnya laporan keuangan MTDL di Q3 2018 sebelum mengambil tindakan selanjutnya terhadap MTDL.

 

8. PT. Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF)

Koloni Saham membeli saham WOMF ini di periode 30 Apr – 04 Mei 2018 di harga 284 dan sempat menambah lagi di periode 14 – 18 Mei 2018 di harga 284 juga, sehingga AVERAGE BUY-nya menjadi 284. Koloni Saham menjual WOMF sebesar 6% di periode 30 Juli – 03 Agustus 2018 di harga 348. Koloni Saham kembali menjual WOMF sebesar 44% dari alokasi modal untuk WOMF di periode 13 – 16 Agustus 2018 di harga 300. Koloni Saham sempat menambah kembali alokasi modal untuk WOMF di periode 10 – 14 September 2018 ini di harga 298, sehingga AVERAGE BUY terakhirnya menjadi 288.20.

ANALISA TEKNIKAL

Teknikal Daily & Weekly WOMF XXI

Gambar Grafik Daily & Weekly WOMF Tanggal 28 September 2018

Penjelasan Singkat :

Pada grafik daily & weekly di atas terlihat :

  • WOMF masih berkonsolidasi
  • Resisten : 324
  • Support : 270 – 298
  • STOP LOSS mode On : 274 (tetap sama seperti sebelumnya)
  • Rekomendasi : Hold*

* Catatan : WOMF masih akan mengalami konsolidasi hingga beberapa waktu kedepan. Namun ada “kemungkinan” harga WOMF bisa naik lagi dengan mempertimbangkan : 1. Secara Teknikal, WOMF sudah memiliki resiko yang sudah mulai terbatas dan masih sejalan dengan analisa yang telah dilakukan oleh Koloni Saham sebelumnya, 2. Dilihat dari meningkatnya penjualan otomotif hingga semester I lalu, maka kinerja WOMF bisa semakin oke di Q3 2018 nanti. So.. Let’s see..

 

DISCLAIMER ON : Artikel ini berisi catatan trading yang saya tulis sendiri dan tidak ada maksud untuk mengajak membeli atau menjual. Segala keputusan baik beli maupun jual, sepenuhnya berada di tangan Sahabat Koloni sendiri. Pelajari dan pahami resiko dalam trading / investasi saham, sebelum Sahabat Koloni memutuskan membeli dan menjual saham.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.