Catatan Awal Koloni

Metode Baru Yang Akan Dipakai Oleh Koloni Saham

Hello Sahabat Koloni,

clark-tibbs-367075-unsplash

Photo by Clark Tibbs on Unsplash

Long Time No See.. Artikel ini merupakan artikel pertama yang dipublikasikan oleh Koloni Saham setelah vakum dari blog ini selama lebih dari 3 minggu.

Mungkin Sahabat Koloni bertanya-tanya, “Apakah Koloni Saham masih ada untuk melanjutkan petualangannya di dunia saham atau malah sudah tersapu habis oleh keganasan yang ada di dalam dunia saham?” 

Tenang.. Koloni Saham masih ada koq untuk melanjutkan petualangannya di dunia saham. Namun kedepannya akan ada banyak perubahan-perubahan yang terjadi pada cara Koloni Saham berpikir dan melakukan analisa saham.

Koloni Saham memang tidak melakukan apapun di blog ini selama 3 minggu terakhir ini, namun tetap aktif bertransaksi saham dengan menggunakan pendekatan serta metode analisa saham yang berbeda dengan analisa saham sebelum-sebelumnya.

Pendekatan atau metode analisa saham apakah itu?

Kini.. Ketika sedang menganalisa apakah sebuah saham itu layak atau tidak untuk dibeli, maka Koloni Saham akan melakukan pendekatan secara analisa Fundamental dengan metode Value Investing.

Fundamental? Value Investing? Lalu Teknikal-nya?

Mungkin sebagian besar Sahabat Koloni berpikir bahwa dalam menganalisa sebuah saham, maka analisa Fundamental tidak bisa disandingkan dengan analisa Teknikal. But.. Menurut Koloni Saham, pada kenyataannya analisa Fundamental dan analisa Teknikal bisa saja saling melengkapi, jika tau cara penerapannya.

Oleh karena itu, walaupun Koloni Saham sudah memutuskan untuk menggunakan analisa Fundamental dengan metode Value Investing dalam menganalisa sebuah saham, namun analisa Teknikal-nya tidak akan ditinggalkan begitu saja.

Dengan kata lain, kedepannya Koloni Saham akan menambah bobot di analisa Fundamental menjadi 80% dan mengurangi bobot di analisa Teknikal menjadi 20%. Hal ini tentunya berbanding terbalik dengan bobot yang pernah dipakai oleh Koloni Saham di masa lampau, dimana bobot analisa Fundamental hanya 20% dan analisa Teknikal-nya 80%.

Perubahan metode analisa saham ini tentu saja akan mempengaruhi juga cara Koloni Saham melakukan trading atau investasi sahamnya nantinya.

Apakah perubahan ini bisa meningkatkan keuntungan Koloni Saham kedepannya?

I hope so.. Perubahan yang dilakukan oleh Koloni Saham ini merupakan sebuah respon dari kebutuhan untuk bisa selalu beradaptasi terhadap perkembangan terkini yang ada di dalam dunia saham maupun di dalam kehidupan pribadi Koloni Saham. 

“Dinosaurus Punah Karena Tidak Mampu Beradaptasi Terhadap Lingkungannya. Investor Gagal Karena Tidak Mampu Beradaptasi Dengan Perubahan Yang Ada Di Dunia Saham.”

– Koloni Saham –

But.. Kenapa Value Investing? Apa sih Value Investing itu?

Penjelasan yang lengkap tentang apa dan kenapa Koloni Saham menggunakan metode Value Investing, akan dijabarkan di artikel berikutnya dengan judul “Value Investing Di Mata Koloni Saham”. So.. Stay Tune.

Dengan terbitnya artikel ini, maka minggu depan kita bisa belajar dan melakukan trading atau investasi bersama-sama lagi di blog ini. Koloni Saham akan menampilkan analisa saham dengan gaya penulisan yang agak berbeda dari yang biasanya, begitu juga dengan Review Portofolio Koloni Saham dan Catatan Trading Saham-nya. 

So.. Nantikan terus analisa-analisa saham dari Koloni Saham dan semoga kita bisa mencetak profit secara konsisten bersama-sama di masa-masa yang akan datang.

God Bless U..

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.