Catatan Belajar Koloni

Value Investing Di Mata Koloni Saham

Hello Sahabat Koloni,

Apa itu Value Investing? Mungkin Sahabat Koloni sudah pernah mendengar tentang metode ini, namun mungkin masih belum terlalu jelas atau masih terlalu awam dengan metode ini. Be honest.. Metode ini memang tidak terlalu familiar di kalangan para investor-investor ritel, seperti kita-kita ini, dalam melakukan analisa sebuah saham.

Artikel ini merupakan kelanjutan dari artikel sebelumnya (dapat dibaca di Artikel Ini). Jika Sahabat Koloni ingin mengetahui tentang apa itu Value Investing dari sudut pandang Koloni Saham beserta alasannya. maka silahkan baca artikel ini hingga selesai dan semoga dapat bermanfaat bagi Sahabat Koloni yang membacanya.

Yuk kita mulai,


benedikt-geyer-766851-unsplash

Photo by Benedikt Geyer on Unsplash

Apa sih sebenarnya Value Investing itu?

Menurut Koloni Saham, Value Investing adalah berinvestasi dengan cara mencari saham-saham yang ber-Fundamental bagus, namun dihargai oleh market di bawah harga wajarnya atau dengan kata lain sudah terdiskon.

Lho koq bisa?

Begini.. Harga sebuah saham bisa bergerak naik dan turun setiap harinya sangat dipengaruhi oleh banyak hal, seperti sentimen pasar, perilaku para investor atau trader, berita, rumor dan lain-lain.

Nah.. Karena banyak hal yang bisa mempengaruhi naik dan turunnya harga sebuah saham, maka terkadang harga saham tersebut bisa bergerak jauh di atas atau di bawah harga wajarnya.

Sedangkan harga wajar dari sebuah saham bisa naik dan turun hanya berdasarkan dari kinerja keuangan yang dibukukan oleh saham selama periode tertentu.

Kalo menurut Sahabat Koloni, manakah yang lebih penting harga yang ada di market atau harga wajarnya?

Analogi sederhananya seperti ini : Dalam kehidupan sehari-hari, jika kita ingin membeli sebuah barang, entah itu baju, handphone, makanan dan lain-lain, tentunya sebagian besar dari kita akan mencari barang yang harganya ada diskon atau berada di bawah harga pasarnya, bukan?

Bahkan tidak sedikit yang rela mengantri jika ada toko yang menawarkan harga diskon besar untuk barang yang ingin kita beli atau bersusah-susah untuk membandingkan 1 toko dengan toko yang lain demi mendapatkan harga di bawah harga pasarannya.

Begitu juga di saham, harga wajar sebuah saham seperti harga pasaran dari barang yang ingin kita beli. Jika ada 1 saham yang menawarkan harga di bawah harga wajarnya, bukankah itu peluang?

Oleh karena itu, jika Sahabat Koloni tertarik untuk menganalisa sebuah saham dengan metode Value Investing, maka mengetahui harga wajar dari sebuah saham menjadi sangat penting.

Cara untuk mengetahui harga wajar sebuah saham sebenarnya mudah, hanya saja membutuhkan waktu ekstra untuk membaca-baca laporan keuangan setiap kuartal dan tahunan serta mengolah data-datanya hingga Sahabat Koloni dapat menyimpulkan bahwa harga sebuah saham di market sudah berada di bawah harga wajarnya, alias sudah murah.

Untuk artikel-artikel selanjutnya, kita akan coba belajar bersama-sama berdasarkan pengalaman Koloni Saham mengenai bagaimana cara menganalisa sebuah saham dengan metode Value Investing ini. So.. Stay Tune..

Sekarang.. Setidaknya ada 3 alasan kenapa Koloni Saham memutuskan untuk memasukkan metode Value Investing ini ke dalam analisanya, antara lain : 

1. Patokan Harga

Dengan mengetahui harga wajar dari sebuah saham, maka Koloni Saham mempunyai patokan harga dalam membeli, menjual dan meng-hold sebuah saham, tanpa terpengaruh pergerakan harga hariannya.

2. Waktu 

Kedepannya.. Berhubung Koloni Saham akan menggunakan pendekatan Fundamental dengan metode Value Investing dalam melakukan analisanya, maka kesibukan Koloni Saham akan dimulai pada saat terbitnya laporan keuangan di setiap kuartal dan tahunannya.

Namun bukan berarti Koloni Saham tidak melakukan apa-apa selama belum terbitnya laporan keuangan untuk periode berikutnya, melainkan tetap melakukan analisa tapi mungkin tidak sesering sebelum-sebelumnya, dengan tujuan hanya untuk memantau apakah ada perubahan secara Fundamental dan sektoral terhadap saham-saham yang sedang dipantau atau yang sudah ada di dalam portofolio.

Dengan waktu analisa yang tidak terlalu banyak seperti sebelumnya, maka diharapkan Koloni Saham dapat membagi waktunya untuk melakukan hal-hal yang lain selain yang berhubungan dengan dunia saham. Karena selain sebagai seorang investor, Koloni Saham juga menjalankan perannya sebagai seorang karyawan, suami dan ayah.

3. Confidence

Dengan membaca dan mengolah sendiri data-data yang ada di laporan keuangan sebuah saham, maka secara otomatis pengetahuan Koloni Saham tentang bisnis dari saham tersebut akan menjadi semakin membaik. Dengan semakin bertambahnya pengetahuan Koloni Saham tentang bisnis dari sebuah saham yang sedang dipantau atau di-hold tentunya dapat mendongkrak kepercayaan diri Koloni Saham saat akan mengeksekusi pembelian atau meng-hold saham tersebut.


At The End

Tidak ada metode yang sempurna di dunia saham sehingga dapat memberikan keuntungan terus menerus tanpa kerugian. Karena metode Value Investing inipun pastinya mempunyai kelemahan-kelemahan selain kelebihan-kelebihan di atas.

Oleh karena itu, Koloni Saham akan mengkombinasikan metode ini dengan analisa Teknikal yang telah lebih dulu dikuasai oleh Koloni Saham. So.. Kedepannya Koloni Saham akan menggunakan Value Investing untuk mengukur kualitas dan menentukan harga wajar dari sebuah saham sedangkan analisa Teknikal akan digunakan untuk menentukan timing yang tepat untuk membeli dan menjual saham tersebut.

Perubahan yang dilakukan oleh Koloni Saham ini bukan upaya untuk menemukan sebuah metode yang sempurna, melainkan sebagai upaya untuk 1. Memperbaiki kinerja investasinya di masa yang akan datang dan 2. Beradaptasi terhadap perubahan lingkungan kehidupan pribadi Koloni Saham sendiri.

Semoga setelah membaca artikel ini, Sahabat Koloni menjadi lebih mengerti tentang Value Investing dan tidak takut untuk berubah jika memang kondisi Sahabat Koloni membutuhkan perubahan, baik di dalam kegiatan trading atau investasinya maupun dalam kehidupan pribadinya.

Untuk artikel selanjutnya, Koloni Saham akan mencoba bahas tentang analisa 1 saham BUMN yang cukup menarik, karena harganya sudah di bottom dan ada indikasi rebound. So.. Stay Tune..

God Bless U All..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.