Dunia Koloni Saham

Portofolio & Action Koloni Saham Periode 11 – 15 Februari 2019

Hello Sahabat Koloni,

Portofolio & Action Koloni Saham merupakan tampilan baru dari Portofolio Koloni Saham setelah Koloni Saham menggabungkan ke 2 kategori sebelumnya, yaitu Portofolio Koloni Saham dan Catatan Trading Koloni, menjadi 1 kategori.

Selain untuk mempersingkat waktu pembuatan sebuah artikel, tujuan terpenting dari penggabungan ke-2 kategori tersebut adalah agar Sahabat Koloni bisa dengan mudah mendapatkan informasi mengenai kegiatan trading yang dilakukan oleh Koloni Saham selama 1 periode tertentu.

Portofolio & Action Koloni Saham ini akan kembali di-update jika terjadi perubahan dari komposisi saham-saham yang ada di Portofolio Koloni Saham selama 1 periode tertentu, dikarenakan oleh adanya aksi jual dan beli yang dilakukan oleh Koloni Saham.

Terdapat perubahan komposisi saham di Portofolio Koloni Saham selama periode 11 – 15 Februari 2019 ini. Jika Sahabat Koloni ingin tau lebih lanjut mengenai perubahan tersebut, maka silahkan baca artikel ini hingga selesai. Dan semoga artikel ini dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada Sahabat Koloni yang membacanya.

sunrise-sky-blue-sunlight-67832

“Habis gelap, terbitlah terang”. Photo By Public Domain Pictures On Pexels

Yuk kita mulai,

1. Portofolio Koloni Saham

Portofolio 15 Feb 2019

 

 

Ringkasan :

Pada periode tanggal 11 – 15 Februari 2019. Portofolio Koloni Saham kembali mengalami perubahan susunan anggota sahamnya. Portofolio Koloni Saham kembali kedatangan 2 saham dengan status “New Comer”, yaitu ASRI dan MNCN, untuk menggantikan BHIT, PTRO dan sisa alokasi modal di WSBP yang tinggal sedikit.

Secara di atas kertas, kinerja Portofolio Koloni Saham di periode kali ini terlihat sedikit menurun. Meskipun hampir semua saham di Portofolio Koloni Saham masih bergerak di zona positif, kecuali ASRI, namun pergerakannya sudah tidak sekuat pada periode sebelumnya.

Top 3 alokasi modal terbesar, yaitu BNGA, WOMF dan MTDL masih menjadi bintang dari Portofolio Koloni Saham dengan Floating Gain-nya yang berada di atas 20% hingga periode kali ini.

Jumlah saham yang ada di Portofolio Koloni Saham telah berkurang menjadi 9 buah pada periode kali ini, namun masih saja melebihi jumlah saham yang diperbolehkan oleh Koloni Saham untuk menghuni portofolionya, yaitu 8 buah. Hal ini menyebabkan tidak akan ada lagi pembelian saham baru untuk beberapa waktu kedepan, kecuali ada beberapa saham lama yang terjual.

Semoga performa ini dapat berlanjut terus hingga tiba waktunya untuk menjual saham-saham yang ada di Portofolio Koloni Saham tersebut.

Catatan :

Di dalam Portofolio Koloni saham terdapat Koloni Saham Investasi yang berisikan beberapa saham yang memang Koloni Saham hold untuk jangka waktu lebih panjang dibandingkan saham-saham yang lainnya. Koloni Saham Investasi ini berdiri sendiri di luar saham-saham yang lainnya dan untuk saat ini hanya saham-saham di luar dari Koloni Saham Investasi yang akan di-review.


2. Action Koloni Saham

Selama tanggal 11 – 15 Februari 2019 ini, Koloni Saham hanya melakukan 2x pembelian dan 3x penjualan. Sahabat Koloni dapat melihatnya di tabel berikut ini :

ACTION BUY & SALE 11 - 15 FEBRUARI 2019

 

Kronologis :

Pada tanggal 12 & 15 Februari 2019 yang lalu, Koloni Saham melakukan penjualan terhadap BHIT, sisa alokasi modal di WSBP dan PTRO. dengan total kerugian yang tidak terlalu banyak dan menggantikannya dengan ASRI dan MNCN.

Adapun alasan kenapa Koloni Saham menjual BHIT, WSBP dan menggantikannya dengan ASRI, antara lain :

WSBP : Koloni Saham memutuskan untuk menjual sisa alokasi modal yang ada pada WSBP karena harga WSBP belum mampu bertahan di atas resisten psikologis-nya yaitu 400.

BHIT : Koloni Saham menganggap BHIT ini sejak awal merupakan saham spekulasi yang belum pernah ditransaksikan oleh Koloni Saham sebelumnya. Sehingga ketika harga sahamnya mengalami penurunan cukup dalam pada tanggal 12 Februari 2019 yang lalu, Koloni Saham langsung memutuskan untuk menjual BHIT dan menggantikan dengan saham lain.

ASRI : Untuk melengkapi saham-saham yang ada di portofolionya, Koloni Saham memutuskan untuk membeli 1 saham di sektor properti. Dan dari sekian banyak perusahaan properti yang ada di pasar, Koloni Saham memutuskan untuk membeli ASRI dibandingkan dengan perusahaan properti lainnya. Tentunya keputusan ini sudah melalui pertimbangan yang cukup matang (alasan lengkapnya akan dibahas di artikel tersendiri) dan Koloni Saham akan meng-hold ASRI untuk waktu yang cukup lama (Long).

Namun.. Ternyata selang beberapa hari setelah Koloni Saham menjual BHIT dan menggantikannya dengan ASRI, pergerakan ke 2 saham tersebut mengalami anomali. Harga BHIT mengalami kenaikan kembali hingga sempat menyentuh 100 sedangkan ASRI mengalami koreksi harga hingga menembus MA65-nya di 340.

Menyadari hal tersebut dan untuk menebus kesalahan yang telah dilakukannya, pada tanggal 15 Februari 2019 lalu, Koloni Saham akhirnya memutuskan untuk menjual PTRO  yang terus tertekan oleh koreksinya harga batubara dunia dan menggantikannya dengan MNCN yang merupakan anak usaha dari BHIT dan BMTR, sehingga pergerakan MNCN pun menjadi seirama dengan induk usahanya tersebut.

Semoga manuver yang dilakukan oleh Koloni Saham dalam beberapa periode terakhir ini dapat memberikan dampak yang positif terhadap Kinerja Koloni Saham secara keseluruhan. So.. Mari kita nantikan perkembangan selanjutnya di minggu depan.


3. Kinerja Koloni Saham

KINERJA 15 FEB 2019

 

Seperti yang terlihat di tabel atas,

  • Kinerja Koloni Saham di bulan Januari 2019 lalu masih positif, namun masih dibawah kenaikan IHSG di bulan tersebut.
  • Kinerja Koloni Saham di bulan Februari 2019 ini masih terlihat sedikit negatif, karena ternyata keuntungan dari hasil penjualan PTRO belum dapat menutup kerugian dari hasil penjualan WSBP dan BHIT.

At The End

Belajar dari kesalahan sendiri memang selalu tidak mudah untuk dilakukan, namun sangat penting agar pengalaman kita bisa terus bertambah dan trading atau investasi saham yang kita lakukan pun bisa menjadi lebih baik lagi kedepannya.

Tahapan belajar Koloni Saham belumlah selesai.. Kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh Koloni Saham selama melakukan trading atau investasi sahamnya, akan selalu menjadi pembelajaran dan pengalaman yang sangat berharga bagi Koloni Saham dalam melakukan trading atau investasi sahamnya di waktu yang akan datang.

Berhubung sebentar lagi akan tiba musim terbitnya laporan keuangan Q4 2018 dan pembagian deviden saham, maka tidak menutup kemungkinan akan banyak aktifitas trading yang akan dilakukan oleh Koloni Saham guna menata kembali saham-saham yang ada di Portofolio Koloni Saham.

So.. Simak terus update-an artikel-artikel selanjutnya dari Koloni Saham, karena sapa tau dapat memberikan ide kepada Sahabat Koloni ketika akan melakukan pembelian atau penjualan sebuah saham.

Notes : Artikel ini memuat tentang kegiatan trading yang Koloni Saham lakukan selama 1 periode tertentu dan tidak ada maksud untuk mengajak Sahabat Koloni melakukan pembelian dan penjualan terhadap sebuah saham tertentu. Segala keputusan yang akan diambil oleh Sahabat Koloni baik dalam melakukan pembelian maupun penjualan, sepenuhnya berada di tangan Sahabat Koloni sendiri. Pelajari dan pahami resiko dalam trading / investasi saham, sebelum Sahabat Koloni melakukannya.

God Bless U All..

Advertisements

Categories: Dunia Koloni Saham

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.