Istilah Penting Di Saham

Hello Sahabat Koloni.. Ada beberapa istilah penting di saham yang perlu Sahabat Koloni ketahui. Untuk memudahkan Sahabat Koloni dalam mengenali istilah-istilah tersebut, maka Koloni Saham membuat artikel ini.

Sebenarnya istilah-istilah ini cukup umum dan sering digunakan oleh para investor dalam kesehariannya melakukan investasi saham, namun bagi seorang pemula, istilah-istilah ini bisa menjadi sangat membingungkan

Tujuan dari artikel ini adalah agar pengetahuan Sahabat Koloni mengenai investasi saham dapat bertambah dan juga akan lebih mudah mempelajari investasi saham, jika Sahabat Koloni mengenal istilah-istilahnya.

Istilah Penting Di Saham

Badan

  1. 1. BEI – Badan yang memfasilitasi kegiatan investasi saham para pelaku pasar saham.
  2. 2. OJK – Badan yang mengawasi kegiatan investasi saham para pelaku pasar saham.
  3. 3. Sekuritas – Perusahaan yang menyediakan layanan pembukaan rekening saham untuk para investor.
  4. 4. RDN – Rekening untuk melakukan transaksi keluar dan masuknya uang investor yang berkaita dengan penjualan dan pembelian sebuah saham.

Aktifitas Perusahaan

  1. 1. Profit – Keuntungan yang didapat dari selisih harga pembelian dengan kenaikan harga saham.
  2. 2. Loss – Kerugian yang didapat dari selisih harga pembelian dengan penurunan harga saham.
  3. 3. Deviden – Bagi hasil laba perusahaan setiap tahunnya untuk para pemegang saham perusahaan tersebut.

 

Pelaku

  1. 1. Investor Saham – Seseorang yang melakukan investasi saham untuk jangka waktu yang sangat panjang.
  2. 2. Trader Saham – Seseorang yang melakukan investasi saham dengan memanfaatkan pergerakan naik turunnya harga saham selama periode tertentu.
  3. 3. Manager Investasi – Seseorang yang melakukan investasi saham untuk kepentingan klien atau nasabahnya.
  4.  

Rencana

  1. 1.Trading Plan – Perencanaan sebelum melakukan pembelian sebuah saham.
  2. 2.Range Buy – Jarak untuk harga terbaik dalam pembelian sebuah saham
  3. 3. Target Price – Batasan harga untuk dijual ketika sebuah saham sedang bergerak naik.
  4. 4. Trailing Stop – Batasan harga untuk mengamankan keuntungan yang sudah ada.
  5. 5. Cut Loss – Batasan harga untuk kerugian yang akan diderita ketika saham yang dibeli bergerak turun.
  6. 6. Alokasi Modal – Modal yang disiapkan untuk membeli sebuah saham.
  7. 7. Time Range – Jangka waktu memegang sebuah saham yang akan dibeli.
  8. 8. Average Up – Membeli saham yang ada di harga lebih tinggi daii pembelian awal.
  9. 9. Average Down – Membeli saham yang ada di harga lebih rendah dari pembelian awal.

Analisa

  1. 1. Fundamental – Analisa kinerja keuangan sebuah perusahaan.
  2. 2. Teknikal – Analisa data historis pergerakan dari sebuah saham.
  3. 3. Intermarket – Sinergi antara Fundamental, Teknikal dan kondisi ekonomi.
  4. 4. Indikator – Alat bantu Teknikal yang dapat mengindikasikan pergerakan harga sebuah saham.
  5. 5. Support – Batasan harga bawah sebuah saham secara Teknikal.
  6. 6. Resisten – Batasan harga atas sebuah saham secara Teknikal.
  7. 7. Trend – Gambaran pergerakan harga sebuah saham selama periode tertentu.
  8. 8. Volume – Jumlah beli dan jual sebuah saham selama periode tertentu.

Semoga bermanfaat.. Thanks & GBU..